Statistik sepak bola tidak lagi berhenti pada skor akhir. Di era data seperti sekarang, istilah xG, xA, dan Shots menjadi alat penting untuk membaca kualitas permainan, bukan sekadar hasil. Namun, banyak penggemar masih salah menafsirkan angka-angka ini.
Artikel ini akan membantu kamu memahami apa arti sebenarnya xG, xA, dan Shots, serta bagaimana menggunakannya tanpa salah paham.

Apa Itu Shots (Tembakan)?
Shots adalah jumlah percobaan menembak ke gawang yang dilakukan pemain atau tim dalam satu pertandingan.
Jenis Shots yang Umum Digunakan :
-
Total Shots → Semua tembakan (on target & off target)
-
Shots on Target → Tembakan yang mengarah ke gawang
-
Shots off Target → Tembakan melenceng
-
Blocked Shots → Tembakan yang diblok pemain lawan
Kesalahan Umum
❌ Banyak shots ≠ bermain efektif
Sebuah tim bisa mencatat 20 shots, tetapi jika semuanya dari sudut sempit atau jarak jauh, kualitas serangannya tetap rendah.
👉 Di sinilah xG berperan.
Apa Itu xG (Expected Goals)?

xG (Expected Goals) adalah nilai probabilitas sebuah peluang menjadi gol.
Contoh:
-
Penalti ≈ 0.76 xG
-
One-on-one dekat gawang ≈ 0.40–0.60 xG
-
Tembakan jarak jauh ≈ 0.02–0.05 xG
Faktor yang Mempengaruhi xG
-
Jarak ke gawang
-
Sudut tembakan
-
Jenis assist (cutback, crossing, through ball)
-
Posisi tubuh & kaki dominan
-
Tekanan bek lawan
Cara Membaca xG dengan Benar
-
xG tinggi, gol sedikit → finishing buruk / kiper lawan hebat
-
xG rendah, gol banyak → efisiensi tinggi (sering tidak berkelanjutan)
-
xG konsisten tinggi → performa tim kuat secara struktural
✅ xG mengukur kualitas peluang, bukan keberuntungan.
Apa Itu xA (Expected Assists)?
xA (Expected Assists) mengukur seberapa besar peluang sebuah umpan menjadi assist.
Artinya:
Jika umpan tersebut diselesaikan rata-rata oleh pemain liga, berapa kemungkinan terciptanya gol?
xA vs Assist Biasa
Statistik Dipengaruhi Finishing? Mengukur Assist Ya Hasil akhir xA Tidak Kualitas umpan Contoh:
Cutback matang → xA tinggi
Crossing asal → xA rendah
Through pass ke ruang kosong → xA tinggi
👉 xA sangat berguna untuk menilai gelandang kreatif & winger, bahkan saat mereka “tidak mencatat assist”.
Hubungan xG, xA, dan Shots
Contoh Skenario
Tim A: 18 shots, xG 0.9
→ Banyak tembakan, kualitas burukTim B: 7 shots, xG 2.1
→ Sedikit tembakan, peluang matang👉 Tim B bermain lebih efektif meski kalah jumlah shots.
Rumus Sederhana Membaca Data
Shots → Kuantitas
xG → Kualitas peluang
xA → Kualitas kreativitas
Kesalahan Umum dalam Membaca Statistik
❌ Menganggap xG = skor yang “seharusnya”
❌ Menilai pemain hanya dari gol & assist
❌ Mengabaikan konteks taktik dan peran pemainStatistik bukan ramalan, melainkan alat analisis.
Kesimpulan: Cara Menggunakan Statistik dengan Benar
✔ Gunakan Shots untuk melihat agresivitas
✔ Gunakan xG untuk menilai kualitas serangan
✔ Gunakan xA untuk membaca kreativitas tim
✔ Selalu kombinasikan dengan konteks pertandinganSepak bola bukan soal angka semata, tetapi angka membantu kita melihat hal yang tak kasat mata.

